Skip to content

Hidup adalah Sebuah Pilihan

May 19, 2007

beach

Semalam, aku bermimpi; aku dibawa terbang, berada di atas langit, hingga sampai di sebuah kumpulan awan yang putih. Lalu ada seseorang datang menghampiri aku. Dia berbaju putih, dan wajahNya tampak bercahaya menyilaukan. Lalu Ia kemuian bertanya kepadaku; ” Mike, kalau Aku membawamu ke masa lalu, kapan dan apa yang akan kamu lakukan?”. Lalu aku menjawab;”aku akan kembali ke tiga tahu lalu. Aku akan memperbaiki semua kesalahan – kesalahanku. Aku akan memutuskan untuk berkuliah di Unitar (Universitas Tarumanegara), aku tidak akan mengambil jurusan Teknik Sipil, aku tidak akan meninggal pekerjaanku di kantor dulu. Yang terpenting, aku gak akan melakukan kesalahan besar yang telah aku lakukan, sehingga aku kehilangan ‘bintangku’. Aku akan perbaiki semua”. Lalu Malaikat itu bertanya kembali kepadaku; “Apa yang akan kamu lakukan jika Aku membawamu ke masa lalu?”, lalu aku kembali menjawabNya;”Aku akan memperbaiki semua kesalahanku.”. Lalu Ia kembali bertanya :”Jika kamu bisa mengulang masa lalu, kamu akan memperbaiki kesalahan?”. Dengan tegas aku jawab;”Ya!”.More...

Lalu Malaikat menggelengkan kepalaNya sambil berkata; “Mike, ternyata kamu belum mengerti,”. Aku yang bingung kemudian bertanya,”Mengerti apa Tuhan?Tolong jelaskan kepadaku. Aku ingin bisa mengulang masa laluku,”. Ia kembali berkata ” Karena kamu benar – benar tidak mengerti, baiklah akan Aku jelaskan kepadamu: Mike, hidup itu adalah pilihan, seperti halnya dosa, adalah pilihan. Hidup yang kamu jalani bukan takdir yang telah ditetapkan, tetapi sesuatu yang telah kamu pilih dan putuskan untuk kamu jalani. Sama seperti halnya kamu tidak ditakdirkan untuk berbuat dosa, tetapi kamu ‘diberikan pilihan’ melakukannya atau tidak. Jadi apa yang kamu anggap sebagai suatu kesalahan bukanlah kesalahan yang sesungguhnya, tapi adalah sebuah pilihan. Kesalahan itu subyektif, apa yang kamu anggap salah belum tentu salah bagi orang lain. Kesalahan berbeda dengan dosa, dosa adalah dosa. Salah dan benar itu subyektif, tetapi dosa dan kebenaran itu adalah mutlak. Jadikanlah pilihan yang telah kamu buat sekarang adalah yang terbaik untuk hidupmu. Bersyukurlah atas apa yang telah dan akan kamu jalani karena pilihan mu ini.”

Setelah terbangun, aku terus merenung arti mimpi ini. Memang hari – hari terakhir ini aku banyak menyesal atas hidup yang aku jalani. Kemudian aku berpikir, jika benar aku yang tiga tahun lalu memilih jalan yang berbeda, apakah akan menghasilkan sebuah kenyataan yang lebih baik? Jika benar akku memilih Untar dibanding UPH tiga tahun lalu, dan tidak mengambil jurusan teknik sipil, tentu aku tidak akan mengenal teman-temanku sekarang. Aku tidak akan mengenal dosen yang membimbingku membuat blog ini, aku tidak akan tinggal di Karawaci, aku gak akan tinggal di rumah om ku, aku gak akan pernah mengalami kerja sebagai messanger, finance, admin, ticketing di ttempat om ku. Kalau aku tidak berhenti bekerja, belum tentu kuliahku akan lebih lancar dari sekarang, dan aku juga tidak akan mendapat pengalaman berdagang, aku mungkin gak akan mengerti tentang seluk beluk gadget yang aku pelajari setelah berhenti bekerja. Jika…jika aku tidak mengalami peristiwa, yang membuat aku kehilangan ‘bintangku’, aku mungkin gak akan ada di sini, mengetik post ini untuk disharingkan dengan teman-teman. Mungkin blog’God’s Love’ ini tidak akan pernah ada. Dan bagiku, aku gak akan menjadi lebih dewasa seperti sekarang. Aku telah memilih jalan ini dan harus aku lalui sebagai konsekuensinya. Lalu untuk apa aku lalui dengan hati suram? Bukankah akan lebih baik jika aku lalui dengan hati yang bersyukur?

Ya, aku sekarang mengerti. Kita harus bersyukur atas jalan hidup kita, maka kita tidak akan pernah merasa ‘menyesal’ atas hidup ini. Kita harus yakin bahwa inilah jalan Tuhan yang telah Ia persiapkan untuk kita. Kita harus merasa ini adalah yang terbaik. Buang semua penyesalan, karena inilah pilihan kita. Jika kita merasa bahwa kita salah memilih jalan, sadarilah bahwa dengan pilihan yang berbeda sgalanya belum tentu lebih baik. Jadi yang terbaik adalah terima hidup ini dengan bersyukur, dan jalanilah dengan memberikan yang terbaik dari yang ada pada diri kita.

Setelah aku pikir-pikir lagi, tiba-tiba timbul kembali penyesalan dalam hatiku. Ya,inilah kelemahan manusia. Aku menyesal, kenapa sewaktu ditanya apa yang akan aku lakukan jika kembali ke masa lalu, aku menjawab untuk memperbaiki kesalahan. Coba aku jawab aku akan ‘menghindari’ semua dosa yang telah aku lakukan, mungkin Tuhan akan benar-benar membawaku ke masa lalu . :b.

JBU

About these ads
3 Comments leave one →
  1. happy permalink
    May 25, 2007 12:54 pm

    Betul hidup adalah sebuah pilihan. Ketika kita meletakkan pilihan, disaat itulah nasib berjalan. Seperti kita mau memilih berkat atau kutuk?
    Atau kita yang tidak tau ada kutuk di dalam kehidupan kita. Banyak anak Tuhan yang sudah melayani, tetapi masih hidup dibawah kutuk.
    Hidup adalah sebuah pelajaran, pelajaran utnuk kita menjadi berkat atau kutuk.
    Kalau mau jadi berkat, kita harus melalui proses, hidup benar sesuai firman-nya dan melepaskan semua masa lalu dan kutuk kita.
    Kenapa saya bicara demikian. Kalau kutuk tidak dilepaskan, walau kita mengejar berkat atau sesuatu yang mau kita raih. Itu ga akan tercapai. Pasti.
    Karena kutuk itu harus terjadi.
    Jadi bersyukurlah Anda yang memang tidak ada kutuk dalam kehidupan ini.
    Sehingga Anda menjalani hidup ini dengan tidak berjalan ditempat atau berjalan mundur. Haleluya.
    Dan setelah semua kita lalui hingga kini, berjuanglah untuk saudara-saudara kita supaya mereka menjalani hidup penuh berkat kemenangan.
    Mari kita melayani karena kita sudah dilayani terlebih dahulu oleh-Nya.
    Sehingga Rumah Anda disurga besar dan indah. He he he….
    GBU

  2. Mikhael permalink*
    May 26, 2007 9:31 pm

    Great comment saudara happy… ^_^
    JBU

  3. Sony permalink
    December 31, 2008 3:57 pm

    Mau hidup penuh berkat? Hrs berani melupakan masa lalu, krn hidup memandang ke depan, tdk korek-korek yg sdh lalu. Btl masa lalu tdk bs dihapus, tp bkn hdp berkaca dgn yg sdh lalu. Taruh harapan kita kedpn, ke Tuhan Yesus. Rendahkan diri kita kpdNYA. Iman kita kpdNYA lah yg membuat kita diberkati dan melalui jalan kemenangan.

    Manusia diberi kehendak bebas utk memilih. Tuhan ga suruh hrs begini. Didpn kita ada berkat n kutuk. Silahakn pilih yg mn?

    Loh ktnya Tuhan udah tentukan masa dpn kita? kok disuruh milih? Btl Tuhan sdh tentukan, tp Tuhan jg Tuhan yg adil, Tuhan yg maha tahu. Saking tahunya DIA, sp DIA jg tau, bsk2 kita akan tunduk kpdNYA atau tdk. Saking tahunya, DIA jg tahu, apakah kita setuju melalui jalanNYA, rencanaNYA atau tdk. Shg dikatakan Tuhan uda tau masa dpn kita. Btl. Itu krn DIA MAHA TAHU. Tp DIA bkn Tuhan yg otoriter. IDA berikan kita kehendak bebas.

    Spt ANDA mau dugem/ ke disco atau tdk, ini terserah siapa? KehendakNYA atau kehendak ANDA? Kl sp ANDA mau mencoba narkoba, ini kehendak siapa? Kl sp ANDA mau melakukan hubungan sex sebelum menikah, ini kehendak siapa?

    Tuhan yg rindu memberkati kita berlimpah-limpah spt dalam doa YABES. Adl Tuhan yg rindu kita berjalan menurut jalanNYA, krn jalanNYA adl jalan yg indah penuh kemenangan.

    Byk org yg dulunya nekoneko, hidup nya ajaib, tp mau berserah pasrah kpd Tuhan Yesus.

    Misalnya Gilbert Lumoindong, mengalami gagu, susah bicara, gagap diwaktu kecilnya. Setelah mengalami penyembuhan langsung dr Tuhan. Gilbert beriman mau setia melayaniNYA. Shg wkt SMA, Gilbert udah mulai kotbah.

    Misalnya lagi Yesaya Pariadji, dibuat oleh Tuhan sp dia stroke, lumpuh, istrinya jg sakit kangker. Akhirnya pilihan ditangan Pariadji, pilih melayaniNYA. Jual semua bisnis apotiknya. Berdiri didpn Gajah Mada Plaza membagikan Alkitab, menjaring jiwa. pariaji tdk bisa kotbah, belom bisa penyembuhan. Tp sejln dgn wkt, Tuhan melengkapi semuaNYA. Shg Pariadji skrg mempunyai gereja terbesar di Indonesia.

    Ada lg Ibu Indri Gautama, serem deh kl denger kesaksiannya. Bgmn dia menggugurkan kandungannya sp 4x. Hsl perselingkuhannya dgn suami org. Tp Indri tobat, melepaskan semuanya, meski katanya suami org itu mau menikahinya. Apa enaknya jd pendeta? Lbh enak jd istri konglomerat atau anak org kaya bukan? Tp Indri rela melepas semua, memilih mjd pdt. Apa itu Tuhan paksa dia? Tuhan suruh dia? Tentu tdk, itu murni pilihan Indri sendiri.

    Bgmn dgn Daud Tony, penginjil kontroversi sekaligus fenomenal. Memang artis? kok ada penginjil fenomenal. Hahaha…. Krn kemunculannya spt gunung yg tdk aktif, tiba2 meletus dgn dahsyat sekali. Keputusan Daud Tony yg mau sekolah Alkitab, apakah paksaan Tuhan. Tentu tdk, itu adl pilihanNYA. Kl Daud Toni tdk mau sek olah Alakitab, apakah dia akan jd penginjil? belom tentu kan? Memang pd akhirnya Daud Tony jd penginjil. Tp tentu itu adl pilihannya yg diawali dgn sekolah Alkitab dl.

    Mari ANDA dan sy bebas memilih berkat atau kutuk. Terserah ANDA. Krn Tuhan itu adil, ANDA diberi kehendak bebas. Apa yg mjd kemauan ANDA, jalan ANDA apakah sesuai Bible atau mau-mau ANDA sendiri.

    Peace

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: