Skip to content

Berjalan Dalam Kekelaman…

July 2, 2007

Teman – teman, pernahkah teman – teman menghadapi suatu masalah yang sangat berat sehingga teman – teman merasa benar – benar ‘down’? Apakah saat itu, teman – teman merasa sendiri? Seolah gak ada yang peduli? Rasanya hidup ini sangat kejam dan tidak berarti, serasa jadi orang gagal, bahkan ada saatnya timbul keinginan ‘ingin mati’? 

Teman – teman, ketika ada masalah, pikiran dan pandangan kita menjadi sempit. Hati gelisah dan tidak dapat berpikir jernih, ruwet dan ribet. Kita perlu menjadi tenang, berdoa. Pikiran jernih, baru kita ambil langkah. Jangan lagi ‘gelap mata’ terus kita ambil keputusan. Kita bisa salah langkah. Penyesalan nanti akan datang terlambat loh…

Jadi tenang dulu, berdiam dan berdoa, minta tuntunan Tuhan, mita pendapat sama orang lain, cerita jangan dipendam sendiri. Biar orang lain kasi masukan. Keterbukaan adalah awal dari pemulihan. Tapi hati – hati, jangan salah minta pendapat. Nanti nanya pendapat ke pengedar drugs, ya gak bakal dapet solusi yang bener, ditawarin drugs, pendapatnya tu drugs bisa buat selesaiin masalah, padahal buat tambah rusak kehidupan kita.Betul? Kalau bisa cari seorang mentor, pembimbing yang bisa kasi masukan yang benar. Kita harus rendah hati mau terima nasehat, pendapat dan teguran orang. Tapi juga harus jeli, bijak memilah pendapat itu, ada yang baik diambil, yang jelek dibuang jauh – jauh. Yang penting jangan lupakan Tuhan yang kasi jalan buat kita, berdoa.

Setelah kita matang dengan berbagai ‘makanan’, baru ambil keputusan. Berjalanlah, dan jangan melihat kebelakang. Maksudnya kelah jangan sesali berbagai keputusan yang sudah diambil, semua yang terjadi adalah konsekuensinya. Yang jelas, stay in touch with God, and He’ll lead you to the right path, Amen?

JBU

  

One Comment leave one →
  1. yulie permalink
    July 4, 2007 3:02 pm

    Berjalan Dalam Kekelaman vs Berjalan Ditempat

    Berjalan Dalam Kekelaman. Sebuah judul yang realita dan sering kita liat orang berjalan dalam kekelaman. dan kenapa identik dengan berjalan ditempat?
    Gini, masalahnya berapa lama kita akan berada di kekelaman ini. Artinya, putuskan dan tentukan berapa lama kita mau gini terus-terusan dalam kekelaman atau mau checkt out, betul?
    Sewaktu kita ambil keputusan tidak mau lagi dalam kekelaman, pada saat itu juga kita ada langkah maju. Karena apa, disaat kita masih mau ingat-ingat masa lalu, itu berarti kita masih mau berjalan di tempat.
    Tinggalkan masa lalu, karena sewaktu kau mengingat-ingat masa lalu yang kelam, engkau tidak akan maju. Hidup akan kacau. istilah kerennya, gitu aja kok repot. Betul? jadi ga usah repot-repot dengan masa alalu.
    Tinggalkan masa lalu, lupakan. Jangan diingat lagi atau diungkit lagi. Lupakan. Haleluya.
    Saudara setuju dengan pendapat saya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: