Skip to content

Pasangan Hidup (Oleh : Dr.Frederick K.C. Price)

July 5, 2007

From : “Michaella Prawatya” <sukasukaaku@yahoo.com> 

               

Bukan  mustahil,  kita seringkali mendapat kesulitan dalam memilih pasangan hidup, Karena kita   meminta  hal-hal  yang  sesuai dengan keinginan kita sendiri.  Demikian  juga  ketika  saya belum menjadi seorang kristen, yaitu sebelum  saya  mengerti  untuk menerima  sesuatu dengan iman. Pada saat itu perkawinan  sangat  jauh  dari  pikiran  saya.  Saya begitu menikmati hidup sendiri,  sehingga saya bersikap tidak perlu ada  perkawinan. Tetapi ketika saya  mulai  serius memikirkan perkawinan, mulailah  pikiran saya merancang gambaran tentang pasangan yang bagaimana yang saya inginkan.

 

Saya  sudah  membayangkan  pasangan hidup idaman, kulitnya harus  begini,rambutnya  harus begitu. Pada saat itu saya tidak tahu bahwa Tuhanlah  yang akan  mengaturnya.  Saya  berpikir  keinginan  saya  membuat  saya bahagia.Ternyata  yang  terjadi  tidaklah  demikian.  Saya  menikah dengan pasangan berbeda   dengan  apa  yang  saya  idamkan.  Namun  demikian, saya memiliki perkawinan  yang   bahagia. 

 

Yang ingin saya sampaikan ialah rupa seseorang tidak  menjamin   perkawinan  itu  bahagia. Jadi, semua hal yang sebelumnya pernah  saya  pikirkan   itu  bukanlah iman melainkan suatu kesalahan. Yang terbaik adalah menginginkan  pasangan hidup yang Tuhan tahu cocok
 untukmu :biarlah keinginanmu itu dapat  sejalan dengan kehendakNya. Tuhan tidak akan
memilih  seseorang  pasangan  untukmu  tanpa melibatkan engkau di dalamnya,
atau  tanpa  mempedulikan  engkau. Ia  mengetahui apa yang terbaik untukmu.
Apabila  engkau  meminta  seorang  suami atau  istri kepada Allah, serahkan
segala  kualifikasinya kepadaNya. Mintalah di dalam  nama Yesus dan percayabahwa engkau sudah menerimanya. Dengan demikian engkau  tidak perlu mencari cari lagi, melainkan imanmu dapat lepas dan membuka pintu  bagi Allah untuk membawa orang itu ke dalam hidupmu, dan orang itu pasti akan  cocok untukmu seperti  baju  yang  dibuat  oleh  seorang tukang jahit :  PAS

 

Adalah suatu kebodohan jika kita menginginkan pasangan kita harus  begini atau begitu.Itu  dapat  terjadi  karena  keinginan  daging seperti yang kita baca dalam surat Yakobus 4 : 1-3.  

1. Darimanakah datang nya sengketa dan pertengkaran diantara kamu?bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang      didalam tubuhmu?.  

2. kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu      membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai  tujuanmu, lalu      kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa      karena kamu tidak berdoa.  

3. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak  menerima apa-apa, karena      kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak  kamu habiskan      untuk memuaskan hawa nafsumu.Barangkali itulah sebabnya engkau  belum menerima hingga sekarang. Bukanlah iman  jika engkau sekedar pergi kepada  Tuhan dan meminta seseorang. Tetapi engkau  harus mengizinkan Tuhan membawa orang  itu kepadamu.

 

Kita bisa saja meminta sesuatu atau melakukan hal hal yang benar,  tetapi tujuannya  salah. Meminta  pasangan  hidup  dengan  motivasi  yang salah adalah  sangat tidak benar.  “Kamu  berdoa  tetapi  tidak  menerima  apa-apa  karena  kamu salah berdoa”.

 Dengan  kata  lain,  tujuan  kita  itu  tidak  benar  karena meminta  untuk keinginan  daging  agar  terpenuhi.  Kecantikan  atau  ketampanan tidak ada hubungannya  dengan perkawinan yang bahagia. Saya mengenal orang orang yang sangat  cantik  dengan  rambut  paling  indah,  tetapi mempunyai perkawinan terburuk   di  dunia.  Sebaliknya saya juga mengenal orang yang biasa
 biasa saja tetapi  perkawinannya sangat indah.

BELAJAR PERCAYA KEPADA BAPA DI SURGA. Kita   harus  belajar  untuk  percaya  kepada  Bapa di surga. Singkirkanlah pikiran  kita   dari segala hal yang jasmani, apakah itu mengenai rupa atau kulit  dan   sebagainya.  Mulailah  dengan  mencari kerajaan Allah terlebih
dahulu. Serahkanlah permintaanmu itu kepadaNya :”Allah Bapa, saya  menginginkan seorang suami atau seorang istri dan Engkau tahu  bahwa saya  menginginkan yang terbaik, tetapi saya akan mempercayakan itu  kepadaMu,  Tuhan.   Semua  ini saya minta di dalam nama Yesus dan
 saya percaya  bahwa  saya akan  menerimanya sesuai firmanMu di dalam Markus
 11 :24  (Karens itu aku berkata  kepada mu apa saja yang kamu minta dan doakan ,
percayalah  bahwa  kamu  telah   menerimanya,  maka hal itu akan di berikan kepadamu) 
 “Selanjutnya serahkan kepada  Tuhan agar Dia dapat membawa orang itu  ke  dalam hidupmu. Tetapi hati hati,  jangan salah menafsirkan ayat diatas. Karena  ada kata kata ‘apa saja  yang kamu minta dan doakan’. Sehingga anda sudah  menentukan si anu yang harus  menjadi pasangan hidup saya. Bukan itu maksud  yang  dikatakan Yesus di dalam ayat  tersebut. Engkau dapat meminta seorang suami atau istri, tetapi tidak bisa  meminta orang tertentu,
 karena tidak  ada  disebutkan  dalam  Alkitab  bahwa Allah  pernah memberikan
 kita otoritas  atas keinginan orang lain. Kita bisa saja  menginginkan seseorang
tetapi orang itu barangkali tidak menginginkan  kita.
 CARA YANG BENAR DALAM MEMINTA Kalau   engkau  akan  meminta  seorang   suami  atau  seorang  istri,  saya menyarankan  untuk  melakukan  seperti  ini katakanlah, : “Tuhan saya minta seorang  suami  atau  seorang  istri  yang  sepadan  dan memenuhi kebutuhan
rohani dan jasmani saya. Saya percaya bahwa Engkau  mengetahui yang terbaik
untukku.” Sesudah itu mulailah bersyukur Tuhan dan  percaya kepadaNya bahwa Dia  akan membawa orang itu ke dalam hidupmu dan kamu  akan tahu sewaktu iadatang. Amin.
 Ingat, Masa Pacaran Bukanlah  Segalanya!Sebuah survey menyebut 80% masalah keluarga yang timbul  setelah pernikahan disebabkan  karena  masa  pacaran  yang  tidak  baik. Dan, selama  itu
 pula pasangan   bagai  menaruh  bom  waktu  yang  akan  meledak  ketika  seorang melanjutkan  pacarannya  ke  jenjang  pernikahan.  Makanya, teliti, cermati serta  pelajari pasangan Anda secara baik, agar Anda tidak kecewa.
 Anda  perlu   tahu  motivasi-motivasi  salah  yang terkadang terdapat dalam pikiran kita mengenai  perkawinan yaitu : Masalah usia Sering kita menganggap kalau kita  harus menikah di usia tertentu yang kita anggap  sudah  cukup.  Hal ini salah  karena Tuhan punya rencana untuk tiap mahluk-Nya  berbeda-beda.  Dan usia tiap  orang untuk menikah berbeda-beda.Untuk  itu  hendaknya  kita  tidak  menghakimi  teman kita yang sering kali dianggap ‘perawan tua’ atau semacamnya.  Rasa  kesepian Jangan  menikah bila kita belum menang dari rasa kesepian kita.  Faktor initerkadang terjadi pada kaum wanita. Dengan anggapan bahwa dirinya kesepian,maka ia akan menerima siapa saja yang tertarik  dengannya.  Tekanan dari orang tua, atau teman. Ingatlah  bahwa  kita   menikah  karena rencana Tuhan, dan bukan atas dasartekanan dari orang  lain. Merasa sudah cocok Di saat kita menemukan calon, dan kita merasa  sudah cocok, hati-hati, kita harus   teliti  lebih  jauh  tentang  dirinya.  Seperti   cerita,  sepasang muda-mudi  yang  merasa bahwa pasangannya itu baik dan segera  akan menikah karena  kebaikan  pasangannya  tu.  Ingat! bahwa kita bukan mencari  orang baik untuk dijadikan pasangan hidup, tetapi orang benar. Karena orang  baik belum tentu orang benar, tetapi orang benar, pasti  baik.  Materi Seperti  warisan, kekayaan, yang sifatnya tidak kekal dan  hanya menjadikan
manusia rakus   harta.
Asmara dan ketertarikan  jasmani Ingatlah   janganlah menginginkan  kecantikannya  dalam  hatimu, janganlah terpikat oleh bulu matanya. Karena apabila kita sudah menjadi tua pun semua kecantikan itu akan hilang. Biologis Ini dikhususkan untuk kaum pria.  Janganlah menikah bila seorang pria belum
menang  dalam  hal  kekudusan atau nafsu.  Janganlah berpikir kalau menikah adalah  alternatif  lain  untuk  seorang  pria  daripada ia lari ke berbuat dosa. Menikah dengan niatan atau maksud  baik.
 Kuasa gelap Janganlah  kita  sekali-kali  memakai  cara  ini dalam  menentukan pasangan
hidup  kita.  Ingat  apa  yang ditabur itu yang akan dituai.  Iblis mungkin akan  memberikan  kepada  kita  wanita  yang  sempurna, pria yang  sempurna seperti  yang  kita  idamkan,  tapi  ia akan memberikan kuitansi pada kita. Misalnya perkawinanan  Anda hanya 5 tahun, atau anak yang Anda lahirkan akan  idiot, atau  Anda  harus mengalami sakit-penyakit, masalah dengan bisnis Anda, dan sebagainya.  Tapi kalau kita meminta pada Tuhan, Tuhan akan memberikan
 yang menurutnya  terbaik  untuk  kita, malah Dia akan memberikan damai
 sejahtera kepada   keluarga kita selamanya, yang tidak akan dapat ditukar dengan
 uang seberapa   besarnya  pun. 
 Waspada terhadap daya tarik kuasa gelap misalnya pada  saat kita  sangat berharap, kita ketakutan, kita ingin memiliki, kita sakit hati dan  sebagainya. Bagaimana  dengan  perbedaan  yang ada? Semua perbedaan yang  tidak mutlak, baik  itu  mengenai  masalah  usia,  suku,  ras, sosial, pendidikan,  dapat diatasi dengan kedewasaan rohani. Pria  pencemburu  yang  sering  kali   mengikat hubungan dengan  pasangannya karena  rasa  tidak aman sampai pada  tahap-tahap tertentu, jelas ia sedang jatuh  dalam asmara dan bukan kasih, karena  kasih tidak pencemburu. Begitu juga wanita. Read Each One Carefully and  Think About It a Second or Two 1.     I love you not because of who you are, but  because of who I am when I am with you.
2.     No man or woman is worth your  tears, and the one who is, won’t make
you cry.
3.      Just  because  someone   doesn’t love you the way you want them to,
doesn’t mean they don’t love you with all they have.
4.     A true friend is someone who reaches for your hand and  touches your heart.
5.      The  worst  way to miss someone is to be sitting right  beside them knowing you can’t have them.
6.      Never  frown, even when you are  sad, because you never know who is falling in love with your smile.
7.      To  the   world you may be one person, but to one person you may be the world.
8.      Don’t   waste  your time on a man/woman, who Isn’t willing to waste
their time on  you.
9.      Maybe  God  wants  us to meet a few wrong people before meeting the
right  one, so that when we finally meet the person, we will know how to be grateful.
10.   Don’t cry because it is over, smile because it happened.
11.    There’s  always going to be people that hurt you so what you have to do  is  keep  on trusting and just be more careful about who you trust next time around.
12.    Make  yourself  a  better person and know who you are before you  try
and know someone else and expect them to know you. !
13.    Don’t  try so hard,  the best things come when you least expect them
too.
 REMEMBER : WHATEVER  HAPPENS, HAPPENS FOR A REASON.  Sampai Maut Memisahkan! Wah,   kalo    denger   janji   nikah  itu  hati  ini  deg-deg-an  rasanya. Pengen…banget  suatu hari  nanti bisa saling ngucapin janji itu sama doi.
Tapi  ternyata  mimpi  tinggal   mimpi,  ternyata  mimpi  emang  beda sama kenyataan. Yang udah ngelibatin Tuhan aja  kadang masih bisa salah, apalagi kalo yang dulu waktu jadian belom ngelibatin  Tuhan.
 “Diduain?  Sering banget! Heran, doi ngakunya anak Tuhan, tapi kok  hobinya nyakitin  hati gua ya. Pengennya putus sih, abis hati ini rasanya  sakit…banget  tiap denger doi minta maaf. Atau kalo udah denger 1001 alasan  yangdoi omongin kalo ketahuan jalan ama yang lain!”. “Nyesel  juga   rasanya  kok  dulu  gua  ngotot-ngotot  banget bilang bahwa dia-lah  PH  gua  yang  dari  Tuhan, ngotot bahwa peneguhan yang gua terima udah  jelas  sekali. Dulu gua ngotot  bahwa dia bener-bener cewe yang bakal jadi PH gua, dan kita sudah bertekad untuk  sehidup semati ama sang Yayang,sampai maut memisahkan!”. Nggak   ada gading yang nggak retak, begitu kata orang bijak. So, nggak ada
satu  pun   manusia  di dunia ini yang bisa luput dari kesalahan
 Termasuk, doi  atau kamu  sendiri. Tahu nggak, waktu kamu mutusin buat mulai hubungan
pranikah  sama  doi,   mungkin  kamu  udah  doa sebelomnya, bukannya lantas slogan  sampai  maut   memisahkan  udah  jadi  harga mati lho! Apalagi buat ente-ente yang nggak  ngelibatin Tuhan sama sekali sebelomnya.
 Gading  retak mungkin masih bisa  diputar biar bagian yang mulus tetap bisa dipamerkan  kemulusannya, tapi doi yang  udah ngaco and nggak sejalan lagi, sejauh  mana  harus  tetap  dipertahankan? Cek,  mungkin doi termasuk orang yang  pantas  untuk  di-cut-off,  alias nggak bisa lagi  dibawa untuk terus maju, kalau: 1.  Beda prinsip Iman, kepercayaan,  pandangan hidup, merupakan hal prinsip yang harus diperhitungin banget dalam  soal Pasangan Hidup.    Seperti  kata  Firman  Tuhan,  gelap  dan  terang  gak  bisa  bersatu. Gimanapun, pasangan kita harus yang seiman and seimbang kan ? Tanpa itu?    Wah,  dari  kasus-kasus  yang  ada  sulit banget deh hubungan kamu bisa diharapkan meningkat. Kecuali pasangan itu memang tidak mengakui keberadaan Tuhan.
2. Dia Addicted/Pecandu     Kalau  doi  pecandu narkoba, alkohol atau  judi. Dan sulit banget untuk menghilangkan  kecanduannya  walau  sudah  seribu  satu  cara dicoba
 karena mungkin emang  doi  yang  nggak mau berubah. Kalo gini terus  rasanya doi perlu masuk nominasi untuk dilupain.
 3. Punya Masalah Kepribadian    Semua orang pasti punya masalah, tapi kalo udah doyan mukul kalo marah, bertemperamen  tinggi  yang  terus  menerus  tinggi,  memperlihatkan gejala
gangguan          jiwa, doyan ngelaba, dll yang sejenis, itu sih udah nggak sehat.  Tinggal  kita  pilih  aja,  keluarga kita bakal  jadi keluarga yang mengalami  gangguan  kejiwaan, atau  hubungan ini di’parkir’ dulu supaya doi  bisa diberesin dulu jiwanya. Kalo nggak ada kemajuan juga, alias nggak mau berubah  juga, sebaiknya belajarlah untuk         melupakan.
 4. Childish,    alias  nggak  pernah bisa dewasa Pengen si doi yang ngertiin dia terus, kalo  salah  nggak  pernah  mau minta maap dll. Tentu yang kayak gini bakal susah  untuk         diajak sehidup semati, soalnya dia maunya hidup terussementara kita dibiarin mati.  Bakal bikin cape pasangannya ! So,  kalo  ternyata  hasil  cek n ricek  menunjukkan pasangan kamu memiliki
kekurangan seperti yang ada dalam poin di  atas gimana?
 1. Tetep… DOA! Dan pasang kuping untuk mendengar apa  tuntunan Tuhan buat kita. Setelah itu, just       do it! 2.  Kalo  emang harus say  goodbye ama doi karena alasan yang benar, jangan khawatir.  Mungkin  emang  sakit,  tapi jalan masih panjang. Tetap  percaya, Tuhan bakal kasih yang terbaik.
3.  Kasih  dukungan sama doi kalo dia emang perlu buat ngatasin masalahnya, tetap   berteman  sama  dia.  Ingat,  jangan sampe hubungan kamu pertahanin hanya  karena   kasihan, itu sama sekali bukan alasan yang kuat untuk terus membangun hubungan  pranikah.

4.  Jangan  pernah  merasa gagal dan merasa udah bikin keputusan yang  amat salah  dan nggak  termaafkan seumur hidup. Namanya manusia, salah dan gagal bisa aja.  Tapi  gimana kita bisa keluar dan memperbaiki kesalahan itu, itu baru  keren bo!
 5.      Tetapi  bagaimanapun,  jangan  cuman  ngeliat  kejelekan orang lain  or pasangan  kita,  jangan  cuman  pengen  pasangan kita yang berubah, kitapun harus  belajar berubah. Bukan menikah dengan orang yang tepat, tapi menjadi orang yang  tepat untuk pasangan kita. Sampai maut memisahkan…

       jangan slogan  doang, tapi musti dijalanin! 

One Comment leave one →
  1. Dvina permalink
    June 4, 2008 3:11 pm

    Tetap berdoa n bsyukur n pegang teguh janji2 Tuhan.. so,pasti yang terbaik kita dapat…
    Yakin aja yang dari Tuhan pasti
    is tHe BeSt Laa..
    Karna TUHAN mrancangkan jauh untuk masa dpn kt..
    bkn untuk saat ini aja…
    yakin dechh…….
    pasti dapet PH yg tbaekkk…amin…
    Jbus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: