Skip to content

Diam, Renungkan dan Bertindak

April 16, 2008

Disebuah toko kayu ada sekelompok pekerja yang sedang bekerja memotong kayu. mereka begitu berkonsentrasi pada pekerjaan mereka hingga mereka di kejutkan oleh treiakan dari salah seorang kawan sekerja mereka.

ternyata kawan mereka itu kehilangan jam tangannya. karena terlalu asyik bekerja ia tidak menyadari jamnya itu jatuh dan akhirnya hilang. dia begitu sedih karena jam itu adalah hadiah dari ayahnya yang begitu berharga.
karena kasihan maka teman temannya membantu mencarinya.  Tapi sayang, mereka tidak dapat menemukannya. mereka kelelahan dan memutuskan untuk berhenti mencari dan beristirahat..
Di kejauhan ada seorang anak kecil yang memperhatikan kelompok penebang pohon ini. ketika para pekerja ini beristirahat, ia mendekati tempat pekerja ini bekerja.
Ia berdiri,berjongkok lalu berjalan pelan-pelan dalam diam. Begitu terus dilakukan hingga akhirnya ia berjongkok agak lama pada sebuah tumpukan kayu. para pekerja yang melihatnya merasa bingung tapi tak ada satu pun dari mereka yang bersuara.
Hingga akhirnya si anak ini datang pada pekerja yang kehilangan jam tangannya.
Dia datang sambil membawa sebuah jam tangan.
“maaf pak apa jam ini yang bapak cari?” kata anak itu
pekerja itu tampak terkejut sekaligus senang
” be..betul nak” katanya seraya mengambil jam itu
“tapi, bagaiman kamu bisa menemukannya?”
“kami yang jumlahnya banyak bahkan tidak bisa menemukannya?”
pekerja itu bertanya heran.
si anak itu tersenyum lalu berkata
” yang aku lakukan hanya diam sebentar maka, akan kedengaran tik…tik…tik nah dari situ aku tau dimana jam ini”
Kadang dalam menghadapi masalah kita selalu ingin buru-buru menyelesaikannya. Kita berusaha mengerahkan seluruh kemampuan manusia kita. Bahkan ada yang karena terburu-burunya hingga lupa bahwa ia tidak melibatkan Tuhan dalam usahanya.
Pada akhirnya kita menyerah karena frustasi dan kelelahan hingga menyalahkan Tuhan atas semua ini.
Padahal teman,yang seharusnya kita lakukan sebelum bertindak adalah diam sebentar, bawa di kaki Tuhan,renungkan lalu dengarkan “tik…tik…tik” maka kita akan temukan “Jam tangan” kita.
from :”Kristina Trifena” <veve_0612@yahoo.com>
One Comment leave one →
  1. Suzaku permalink
    July 19, 2008 12:17 am

    Just like a Shinobi does.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: